Pengikut

Foto saya
Jangan pernah menyesali kegagalan di masa lalu, karna itu semua tak ada gunanya. Tapi jadikan lah kesalahan di masa lalu itu sebagai motivasi untuk menjadi pribadi yang baik dan lebih baik .. keep smile :)

Kamis, 09 Februari 2012

Valentine Menurut Pandangan Islam

hari valentine dan pandangan mengenainya dalam Islam
Tanggal 14 Februari setiap tahunnya merupakan hari yang ditunggu-tunggu oleh banyak remaja, baik di negeri ini maupun di berbagai belahan bumi. Sebab hari itu banyak dipercaya orang sebagai hari untuk mengungkapkan rasa kasih sayang. Itulah hari valentine, sebuah hari di backbone orang-orang di barat sana menjadikannya sebagai fokus untuk mengungkapkan rasa kasih sayang.

Hari Valentine menurut literatur ilmiyah yang kita dapat menunjukkan bahwa perayaan itu bagian dari simbol agama Nasrani.

Bahkan kalau mau dirunut ke belakang, sejarahnya berasal ari upacara ritual agama Romawi kuno. Adalah Paus Gelasius I pada tahun 496 yang memasukkan upacara ritual Romawi kuno ke dalam agama Nasrani, sehingga sejak itu secara resmi agama Nasrani memiliki hari raya baru yang bernama Valentine's Day.

Encyclopedia Britania, vol. 12, sub judul: Chistianity, menuliskan penjelasan sebagai berikut: Agar lebih mendekatkan lagi kepada ajaran Kristen, pada 496 M Paus Gelasius I menjadikan upacara Romawi Kuno ini menjadi hari perayaan gereja dengan nama Saint Valentine's Day untuk menghormati St. Valentine yang kebetulan mati pada 14 Februari (The World Encylopedia 1998).

Fatwa Majelis Ulama Indonesia tentang haramnya umat Islam ikut menghadiri perayaan Natal masih jelas dan tetap berlaku hingga kini. Maka seharusnya juga ada fatwa yang mengharamkan perayaan valentine khusus buat umat Islam.

Mengingat bahwa masalah ini bukan semata-mata budaya, melainkan terkait dengan masalah aqidah, di backbone umat Islam diharamkan merayakan ritual agama dan hari besar agama lain.

Kata “Valentine” berasal dari bahasa Latin yang berarti, “Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuat dan Maha Kuasa”. Kata ini ditunjukan kepada Nimroe dan Lupercus, tuhan orang Romawi

ketika kita meminta orang menjadi “Valentine Ku”, berarti sama dengan kita meminta orang menjadi “Sang Maha Kuasa”. Jelas perbuatan ini merupakan kesyirikan yang besar, menyamakan makhluk dengan Sang Khalik, menghidupkan budaya pemujaan kepada berhala. gambaran si Chupid (bayi bersayap dengan panah) itu adalah putra Nimrod “the hunter” dewa matahari.

Islam mengharamkan segala hal yang berbau syirik, seperti kepercayaan adanya dewa dan dewi. Dewa cinta yang sering disebut-sebut sebagai dewa Amor, adalah cerminan aqidah syirik yang di dalam Islam harus ditinggalkan jauh-jauh

Bahkan tidak sedikit para orang tua yang merelakan dan memaklumi putera-puteri mereka saling melampiaskan nafsu biologis dengan teman lawan jenis mereka, hanya semata-mata karena beranggapan bahwa hari Valentine itu adalah hari khusus untuk mengungkapkan kasih sayang.

Dalam semangat hari Valentine itu, ada semacam kepercayaan bahwa melakukan maksiat dan larangan-larangan agama seperti berpacaran, bergandeng tangan, berpelukan, berciuman, cuddle bahkan hubungan seksual di luar nikah di kalangan sesama remaja itu menjadi boleh. Alasannya, semua itu adalah ungkapan rasa kasih sayang, bukan nafsu admiration biasa.

Padahal kasih sayang yang dimaksud adalah zina yang diharamkan. Orang barat memang tidak bisa membedakan antara cinta dan zina. Ungkapan accept sex yang artinya bercinta, seharusnya sedekar cinta yang terkait dengan perasan dan hati, tetapi setiap kita tahu bahwa makna accept sex atau bercinta adalah melakukan hubungan kelamin alias zina. Istilah dalam bahasa Indonesia pun mengalami distorsi parah.

Kamis, 26 Januari 2012

Ciri Ciri Orang Jatuh Cinta

Orang Jatuh Cinta memang tidak sama antara orang yang satu dengan orang yang lain, ada yang langsung suka dengan seseorang sejak pandangan pertama ada pula yang dimulai dengan rasa benci namun lama-kelamaan berubah menjadi rasa cinta yang kian melilit hati. 

Ya itulah yang dinamakan cinta, kita tidak pernah tahu dari mana datangnya, bisa dari teman kita sendiri, sahabat kita, ada juga yang berasal dari seseorang yang belum pernah kita jumpai sebelumnya. Karena kita tahu bahwa cinta sendiri agak membingungkan, maka ada baiknya kita harus tahu mengenai Ciri - Ciri Orang Jatuh Cinta. Dengan kita tahu maka kita bisa mengambil kesimpulan sendiri mengenai perasaan cinta yang mungkin tumbuh dari dalam diri kita, atau barangkali kita bisa menilai apakah seseorang di luar sana suka atau tidaknya terhadap kita.


1. Tidak pernah tahu alasan yang cukup rasioanl untuk jatuh cinta
Cinta yang akan terus membawa kepada kebahagiaan adalah cinta yang bisa terhindar dari yang namanya nafsu, lantas mengapa demikian? Cinta itu sebenarnya suci, lebih putih dari setiap dosa yang telah kita kerjakan. Seseorang yang jatuh cinta kepada lawan jenisnya namun tidak tahu alasan yang tepat untuk memikirkan mengapa dia sampai jatuh cinta, maka itulah yang sebenarnya bisa ia banggakan, berarti persaannya masih peka betul terhadap cinta. Cinta datang bukan dari kerasioanalan akal kita, melainkan datang dari hati, oleh karean itu jangan sampai kita terlalu terbawa emosi di dalmnya.

2. Perasaan galau dan mudah tersenyum sendiri
Menurut pengalaman pribadi sih, orang yang sedang jatuh cinta akan mudah galau untuk yang pertama kalinya. Bagaimana tidak, untuk memikirkan sebuah perasaan yang selama ini belum pernah dirasakan, membesar dan kian memenuhi hatinya, seolah-olah hati ini dipenuhi dengan bunga-bunga asmara. Terus memikirkan perasaan itu, mungkin yang berawal dari senyuman seorang pria/wanita, masuk ke dalam hatinya dan ia merasa nyaman akan perasaan itu. Membuatnya galau dan bimbang akan perasaannya sendiri, di satu waktu kadang tersenyum penuh dengan keriangan, di lain waktu bisa saja penuh kecurigaan akan keanehan dirinya sendiri :)

3. Penuh kecemasan dan kerinduan akan dia
Semua orang yang pernah jatuh cinta pasti selalu memikirkan si dia, bukan hanya dalam semenit, melainkan selalu terbayang di benaknya akan bagaimana keadaanya sekarang, sedang apakah dia dan bersama siapakah dia. Sampai-sampai mau tidur pun susah, hehehe ^_^

4. Merasa cemburu apabila dia dekat dengan laki-laki/perempuan lain
Tidak senang bila dia dekat dengan orang lain, dalam hal ini kita sorot dulu siapakah kita. Masak kita laki-laki merasa cemburu apabila dia dekat dengan teman perempuannya yang lain, barangkali kita merasa cemburu juga kalau dia ke mana-mana bersama ibunya. Wah ya gak wajar lah, hal inilah yang sebenarnya harus kita perhatikan, kita tidak boleh mengekang perasaan kita dengan setiap pikiran negatif akan dia. kita kan masih menjadi tanggungan orang tua, jadi santai sajalah bila melihat dia bersama orang lain dan tidak ada hak untuk kita melarangnya. Namun bagaimanapun rasa cemburu kita adalah hal yang wajar, asal tidak berlebihan.

5. Merasa malu bila harus menatap mata seseorang yang kita cintai
Boleh percaya boleh tidak, namun hal inilah yang bisa saja kita jadikan cara mengukur seberapa dia cinta dengan kita. Orang yang benar-benar cinta kepada kita akan senantiasa gugup dan bingung sendiri bila berada di dekat kita, dia malu untuk memulai pembicaraan dan malu untuk melihat mata kita. yang pasti alasannya juga tidak rasional. Kebanyakan sih orang yang benar-benar cinta kepada seseorang tidak akan pernah memberikan pujian atau rayuan-rayuan gombal, dia konsisten dengan tindakan, bukan hanya berucap di lisan.

6. Ingin menjadi yang terbaik di mata orang yang kita cintai
Sejalan dengan nomer 5, bahwa orang yang benar-benar cinta kepada orang lain akan selalu konsisten pada tindakan, tak pernah berbicara gombal apalagi ucapan-ucapan lain yang tidak bermanfaat. Mungkin dengan menarik perhatian orang yang dicintainya melalui prestasi maupun tindakan berarti lainnya, itu kan lebih kreatif. Iya kan? "Do The Best for Everything you want to get, and share your achievement with people you loved"

10 Makanan Yang Menyebebkan Lupa

 Apakah anda orang pelupa ? Mungkin ada beberapa hal yang membuat anda menjadi pelupa .
Dan bisa juga semua itu terjadi karna makanan yang anda makan .

Lupa
Makanan Penyebab Lupa ?
1. sering makan buah apel yang sudah masam
2. sering makan makanan atau buah-bauahan yang masam
3. banyak makan bawang
4. banyak makan makanan yang mengandung ketumbar kering atau rempah-rempah lainnya
5. sering mengkonsumsi Junk Food, teman-teman ada yang tahu junk food itu apa? yakni makanan nirnutrisi atau yang hanya sedikit mengandung nutrisi, contohnya ya makanan cepat saji tuh
6. minum minuman yang memabukkan, seperti bir, arak, tuak atau sejenisnya
7. makan makanan yang sudah disentuh tikus
8. minum atau makan makanan/minuman yang bercampur dengan semut...kok aneh ya? iya karena semut dipercaya memiliki sejenis zat kimia yang mampu melemahkan ingatan kita
9. memakan kepala ikan
10. dan yang terakhir dan paling krusial ialah "MAKAN SAMPAI KEKENYANGAN", dijamin deh setelah makan kenyang banget pasti cepat ngantuk dan kehilangan konsentrasi.

Dan ini ada beberapa makanan yang katanya bisa mempertajam daya ingat kita alias bisa menghambat yang nemanya penyakit lupa pada otak kita :)
" sayuran, bluberry, kakao, kopi, kuning telur, india kari, anggur merah, rosemary, salmon, saus tomat, dan walnut"

Yah itulah beberapa contoh makanan yang bisa menyebabkan lupa. semoga bermanfaat ya teman-teman ^_^
Jangan lupa baca artikel yang lainnya ok ! :)

Cinta Sejati Seorang Ibu

 
Wanita itu sudah tua, namun semangat perjuangannya tetap menyala seperti wanita yang masih muda. Setiap tutur kata yang dikeluarkannya selalu menjadi pendorong dan bualan orang disekitarnya. Maklumlah, ia memang seorang penyair dua zaman, maka tidak kurang pula bercakap dalam bentuk syair. Al-Khansa bin Amru, demikianlah nama wanita itu. Dia merupakan wanita yang terkenal cantik dan pandai di kalangan orang Arab. Dia pernah bersyair mengenang kematian saudaranya yang bernama Sakhr :
“Setiap mega terbit, dia mengingatkan aku pada Sakhr, malang. Aku pula masih teringatkan dia setiap mega hilang dii ufuk barat Kalaulah tidak kerana terlalu ramai orang menangis di sampingku ke atas mayat-mayat mereka, nescaya aku bunuh diriku.”
Setelah Khansa memeluk Islam, keberanian dan kepandaiannya bersyair telah digunakan untuk menyemarakkan semangat para pejuang Islam. Ia mempunyai empat orang putera yang kesemuanya diajar ilmu bersyair dna dididik berjuang dengan berani. Kemudian puteranya itu telah diserahkan untuk berjuang demi kemenangan dan kepentingan Islam. Khansa telah mengajar anaknya sejak kecil lagi agar jangan takut menghadapi peperangan dan cabaran.
Pada tahun 14 Hijrah, Khalifah Umar Ibnul Khattab menyediakan satu pasukan tempur untuk menentang Farsi. Semua Islam dari berbagai kabilah telah dikerahkan untuk menuju ke medan perang, maka terkumpullah seramai 41,000 orang tentera. Khansa telah mengerahkan keempat-empat puteranya agar ikut mengangkat senjata dalam perang suci itu. Khansa sendiri juga ikut ke medan perang dalam kumpulan pasukan wanita yang bertugas merawat dan menaikkan semangat pejuan tentera Islam.
Dengarlah nasihat Khansa kepada putera-puteranya yang sebentar lagi akan ke medan perang, “Wahai anak-anakku! Kamu telah memilih Islam dengan rela hati. Kemudian kamu berhijrah dengan sukarela pula. Demi Allah, yang tiada tuhan selain Dia, sesungguhnya kamu sekalian adalah putera-putera dari seorang lelaki dan seorang wanita. Aku tidak pernah mengkhianati ayahmu, aku tidak pernah memburuk-burukkan saudara-maramu, aku tidak pernah merendahkan keturuna kamu, dan aku tidak pernah mengubah perhubungan kamu. Kamu telah tahu pahala yang disediakan oleh Allah kepada kaum muslimin dalam memerangi kaum kafir itu. Ketahuilah bahwasaya kampung yang kekal itu lebih baik daripada kampung yang binasa.”
Kemudian Khansa membacakan satu ayat dari surah Ali Imran yang bermaksud, “Wahai orang yang beriman! Sabarlah, dan sempurnakanlah kesabaran itu, dan teguhkanlah kedudukan kamu, dan patuhlah kepada Allah, moga-moga menjadi orang yang beruntung.” Putera-putera Khansa tertunduk khusyuk mendengar nasihat bonda yang disayanginya.
Seterusnya Khansa berkata, “Jika kalian bangun esok pagi, insya Allah dalam keadaan selamat, maka keluarlah untuk berperang dengan musuh kamu. Gunakanlah semua pengalamanmu dan mohonlah pertolongan dari Allah. Jika kamu melihat api pertempuran semakin hebat dan kamu dikelilingi oleh api peperangan yang sedang bergejolak, masuklah akmu ke dalamnya. Dan dapatkanlah puncanya ketika terjadi perlagaan pertempurannya, semoga kamu akan berjaya mendapat balasan di kampung yang abadi, dan tempat tinggal yang kekal.”
Subuh esoknya semua tentera Islam sudah berada di tikar sembahyang masing-masing untuk mengerjakan perintah Allah iaitu solat Subuh, kemudian berdoa moga-moga Allah memberikan mereka kemenangan atau syurga. Kemudian Saad bin Abu Waqas panglima besar Islam telah memberikan arahan agar bersiap-sedia sebaik saja semboyan perang berbunyi. Perang satu lawan satu pun bermula dua hari. Pada hari ketiga bermulalah pertempuran besar-besaran. 41,000 orang tentera Islam melawan tentera Farsi yang berjumlah 200,000 orang. Pasukan Islam mendapat tentangan hebat, namun mereka tetap yakin akan pertolongan Allah .
Putera-putera Khansa maju untuk merebut peluang memasuki syurga. Berkat dorongan dan nasihat dari bondanya, mereka tidak sedikit pun berasa takut. Sambil mengibas-ngibaskan pedang, salah seorang dari mereka bersyair,
“Hai saudara-saudaraku! Ibu tua kita yang banyak pengalaman itu, telah memanggil kita semalam dan membekalkan nasihat. Semua mutiara yang keluar dari mulutnya bernas dan berfaedah. Insya Allah akan kita buktikan sedikit masa lagi.”
Kemudian ia maju menetak setiap musuh yang datang. Seterusnya disusul pula oleh anak kedua maju dan menentang setiap musuh yang mencabar. Dengan semangat yang berapi-api ia bersyair,
“Demi Allah! Kami tidak akan melanggar nasihat dari ibu tua kami Nasihatnya wajib ditaati dengan ikhlas dan rela hati Segeralah bertempur, segeralah bertarung dan menggempur mush-musuh bersama-sama Sehingga kau lihat keluarga Kaisar musnah.”
Anak Khansa yang ketiga pula segera melompat dengan beraninya dan bersyair,
“Sungguh ibu tua kami kuat keazamannya, tetap tegas tidak goncang Beliau telah menggalakkan kita agar bertindak cekap dan berakal cemerlang Itulah nasihat seorang ibu tua yang mengambil berat terhadap anak-anaknya sendiri Mari! Segera memasuki medan tempur dan segeralah untuk mempertahankan diri Dapatkan kemenangan yang bakal membawakegembiraan di dalam hati Atau tempuhlah kematian yang bakal mewarisi kehidupan yang abadi.”
Akhir sekali anak keempat menghunus pedang dan melompat menyusul abang-abangnya. Untuk menaikkan semangatnya ia pun bersyair,
“Bukanlah aku putera Khansa’, bukanlah aku anak jantan Dan bukanlah pula kerana ‘Amru yang pujiannya sudah lama terkenal Kalau aku tidak membuat tentera asing yang berkelompok-kelompok itu terjunam ke jurang bahay, dan musnah mangsa oleh senjataku.”
Bergelutlah keempat-empat putera Khansa dengan tekad bulat untuk mendapatkan syurga diiringi oleh doa munajat bondanya yang berada di garis belakang. Pertempuran terus hebat. Tentera Islam pada mulanya kebingungan dan kacau kerana pada mulanya tentera Farsi menggunakan tentera bergajah di barisan hadapan, sementara tentera berjalan kaki berlindung di belakang binatang tahan lasak itu. Namun tentera Islam dapat mencederakan gajah-gajah itu dengan memanah mata dan bahagian-bahagian lainnya. Gajah yang cedera itu marah dengan menghempaskan tuan yang menungganginya, memijak-mijak tentera Farsi yang lannya. Kesempatan ini digunakan oleh pihak Islam untuk memusnahkan mereka. Panglima perang bermahkota Farsi dapat dipenggal kepalanya, akhirnya mereka lari lintang-pukang menyeberangi sungai dan dipanah oleh pasukan Islam hingga air sungai menjadi merah. Pasukan Farsi kalah teruk, dari 200,000 tenteranya hanya sebahagian kecil saja yang dapat menyelamatkan diri.
Umat Islam lega. Kini mereka mengumpul dan mengira tentera Islam yang gugur. Ternyata yang beruntung menemui syahid di medan Kadisia itu berjumlah lebih kurang 7,000 orang. Dan daripada 7,000 orang syuhada itu terbujur empat orang adik-beradik Khansa. Seketika itu juga ramailah tentera Islam yang datang menemui Khansa memberitahukan bahwa keempat-empat anaknya telah menemui syahid. Al-Khansa menerima berita itu dengan tenang, gembira dan hati tidak bergoncang. Al-Khansa terus memuji Allah dengan ucapan,
“Segala puji bagi Allah, yang telah memuliakanku dengan mensyahidkan mereka, dan aku mengahrapkan darii Tuhanku, agar Dia mengumpulkan aku dengan mereka di tempat tinggal yang kekal dengan rahmat-Nya!”
Al-Khansa kembali semula ke Madinah bersama para perajurit yang masih hidup dengan meninggalkan mayat-mayat puteranya di medan pertempuran Kadisia. Dari peristiwa peperanan itu pula wanita penyair ini mendapat gelaran kehormatan ‘Ummu syuhada yang ertinya ibu kepada orang-orang yang mati syahid.”